HEADLINE
Dark Mode
Large text article

Sosialisasi OSN SD dan SMP Tahun 2026: Persiapan Menuju Generasi Unggul

Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) secara resmi telah menyelenggarakan sosialisasi terkait pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs. Acara ini bertujuan memberikan panduan komprehensif bagi sekolah, dinas pendidikan, dan siswa di seluruh Indonesia agar siap menghadapi ajang talenta bergengsi di bidang sains.

1. Fokus Utama: Integritas dan Karakter

Kepala Puspresnas, Ibu Maria Veronika Iren Herjiono, dalam sambutannya menekankan bahwa OSN bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan proses pembentukan karakter. Beliau menegaskan pentingnya kejujuran sebagai fondasi utama [17:28]. Pada tahun 2026 ini, pengawasan akan dilakukan lebih ketat dengan melibatkan panitia daerah secara berjenjang untuk memastikan proses kompetisi yang bersih.

2. Bidang Lomba yang Dibuka

Terdapat tiga cabang utama yang tetap menjadi fokus kompetisi pada tahun 2026:

  • Matematika (Jenjang SD & SMP)

  • Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) (Jenjang SD & SMP)

  • Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) (Khusus Jenjang SMP, sedangkan untuk SD mencakup kajian terkait)

3. Alur dan Jadwal Penting

Pelaksanaan OSN 2026 dibagi menjadi beberapa tahapan seleksi:

  • Pendaftaran: Dibuka pada 1 - 28 Februari 2026 melalui portal registrasi resmi [28:59].

  • Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K): Rencana pelaksanaan pada Juni 2026 menggunakan sistem ANBK [29:52].

  • Seleksi Tingkat Provinsi (OSN-P): Dilaksanakan pada Juli 2026 [30:01].

  • Tahap Semifinal & Final Nasional: Dilaksanakan pada Agustus 2026. Tahap final direncanakan berlangsung secara luring (offline) dengan lokasi yang akan ditentukan kemudian [28:33].

4. Persyaratan Peserta

  • Warga Negara Indonesia (WNI).

  • Jenjang SD: Siswa kelas 4 dan 5 pada saat pendaftaran [23:48].

  • Jenjang SMP: Siswa kelas 7 dan 8 pada saat pendaftaran [23:58].

  • Setiap sekolah dapat mengirimkan maksimal 5 peserta per bidang lomba [25:23].

5. Sistem Aplikasi dan Registrasi

Pendaftaran dilakukan oleh operator sekolah melalui portal registrasi terpadu dengan menggunakan akun SSO PD Data. Data siswa akan ditarik langsung dari sistem Dapodik untuk memudahkan proses administrasi [49:34]. Untuk pelaksanaan ujian, Puspresnas tetap menggunakan sistem ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) baik moda daring maupun semi-daring [01:01:10].

6. Inovasi Pengawasan Tahun 2026

Salah satu pembaruan signifikan di tahun ini adalah penggunaan Live Streaming YouTube untuk pengawasan di ruang ujian pada tingkat OSN-K dan OSN-P [38:34]. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan transparansi dan memastikan seluruh peserta berkompetisi secara sportif.


OSN 2026 diharapkan menjadi wadah bagi "mutiara" talenta sains dari seluruh penjuru Indonesia untuk unjuk kemampuan. Pihak sekolah diharapkan segera mempersiapkan tim seleksi internal dan memastikan data siswa di Dapodik sudah akurat sebelum masa pendaftaran dimulai.

Untuk informasi lebih lengkap dan pembaruan teknis, silakan kunjungi kanal YouTube Pusat Prestasi Nasional atau laman resmi Puspresnas.

Tonton video lengkapnya di sini: Live Sosialisasi Olimpiade Sains Nasional (OSN) SD/MI & SMP/MTs 2026

Post a Comment