Pedoman / Panduan OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) SMP/MTs/Sederajat 2026
Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2026 adalah ajang kompetisi penelitian bagi murid sekolah yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Ajang ini bertujuan untuk membina talenta riset dan inovasi sejak dini, serta mendorong murid mengembangkan gagasan atau solusi kreatif untuk memecahkan berbagai permasalahan nyata di masyarakat. OPSI juga dirancang untuk memperkuat kemampuan literasi sains, membaca, dan numerasi, sekaligus mendukung pendekatan pembelajaran terintegrasi berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).
Tema yang diusung pada OPSI jenjang SMP/MTs/Sederajat Tahun 2026 adalah "Muda Berinovasi, Indonesia Berprestasi.".
Penelitian dalam OPSI dibagi ke dalam tiga bidang utama, yaitu:
- Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Berfokus pada eksplorasi dasar konsep ilmiah untuk memahami fenomena gejala alam (biologis, fisis, kimiawi) dan lingkungan yang menghasilkan pengetahuan baru.
- Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS): Berfokus pada studi mengenai dinamika masyarakat, interaksi sosial, dan aktivitas manusia dalam hubungannya dengan lingkungan untuk menghasilkan pengetahuan baru.
- Ilmu Pengetahuan Terapan (IPT): Berfokus pada perancangan solusi dan pengembangan produk inovatif, berupa model atau purwarupa (prototipe), untuk menyelesaikan masalah di masyarakat secara tepat guna.
Ketentuan Kepesertaan
- Peserta adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang merupakan murid kelas VII dan/atau VIII SMP/MTs/Sederajat pada saat pendaftaran.
- Peserta berlomba dalam bentuk tim yang wajib terdiri dari 2 (dua) murid dari sekolah yang sama.
- Setiap tim wajib didampingi secara aktif hingga akhir penelitian oleh 1 (satu) guru pembimbing dari sekolah yang sama.
Pelaksanaan OPSI dilakukan secara langsung pada Tingkat Nasional dan tidak bertingkat, yang berarti tidak ada seleksi di tingkat Kabupaten, Kota, maupun Provinsi. Alur kegiatannya meliputi:
- Pendaftaran dan pengunggahan proposal penelitian.
- Seleksi kelayakan proposal penelitian.
- Pelaksanaan penelitian di domisili masing-masing bagi peserta yang lolos.
- Pengunggahan naskah laporan hasil penelitian.
- Penilaian laporan untuk menentukan finalis.
- Final OPSI secara luring, di mana peserta akan memamerkan karya, melakukan presentasi, wawancara dengan juri, serta mengikuti tantangan ide riset (Research Idea Challenge).
Melalui penyelenggaraan OPSI 2026 ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berharap dapat melahirkan talenta-talenta muda yang kritis, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Semoga ajang ini mampu menjadi batu loncatan bagi para murid SMP/MTs/Sederajat untuk terus berkarya bagi kemajuan bangsa.
Terima kasih telah mengunjungi Blog Info Lomba! Semoga informasi yang kami bagikan bermanfaat dan membantu Anda dalam mempersiapkan diri untuk berbagai kompetisi. Jangan ragu untuk terus mengeksplorasi peluang dan mengembangkan potensi Anda. Tetap semangat, terus berkarya, dan raih prestasi terbaik! Sampai jumpa di artikel berikutnya!
