Persiapan Uji Coba OSN-P Fisika 2026 SMA/SMK/Sederajat
![]() |
| Fisika - Uji Coba dan Technical Meeting OSN-P Dikmen 2026 |
Halo Sobat Prestasi dan Bapak/Ibu Guru pembimbing se-Indonesia! Tahapan Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P) tahun 2026 untuk jenjang SMA/sederajat sebentar lagi akan digelar. Khusus untuk Bidang Fisika, ajang ini adalah rantai penting pembinaan yang bermuara pada kesiapan talenta Indonesia menuju International Physics Olympiad (IPhO) 2027 di Arab Saudi.
Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) telah mengeluarkan panduan ujian berbasis Computer Based Test (CBT) di sistem Moodle. Ujian Bidang Fisika memiliki karakteristik teknis yang sangat unik dan berbeda dari bidang lomba lainnya. Sistem navigasinya sengaja dirancang menantang agar integritas tetap terjaga.
Supaya tidak gugur akibat kendala teknis upload file atau diskualifikasi karena kesalahan kamera proctoring, mari bedah aturan dan petunjuk teknis OSN-P Fisika 2026 secara mendalam!
Format Soal dan Navigasi "Maju Terus"
Ujian OSN-P Fisika akan diselenggarakan pada Senin, 27 Juli 2026 (pukul 08:00 - 11:00 WIB) di lokasi yang ditetapkan secara khusus oleh Dinas Pendidikan Provinsi masing-masing (bukan dari sekolah/rumah secara mandiri).
Ada 3 aturan esensial terkait format dan navigasi soal:
Format 5 Esai: Ujian hanya terdiri dari 5 butir soal esai. Setiap soal memiliki bobot nilai dan alokasi waktu ideal pengerjaan yang berbeda-beda, tergantung dari tingkat kesulitan. Bobot ini akan tertera di masing-masing soal.
Sistem "Balap Motor": Ini adalah aturan paling krusial! Peserta wajib mengerjakan soal berurutan dari nomor 1 hingga nomor 5. Setelah Anda pindah ke nomor soal berikutnya, Anda tidak bisa kembali lagi ke nomor sebelumnya. Apa pun yang terjadi, peserta dilarang menengok ke belakang!
Wajib Mengunggah Lembar Jawaban: Untuk bisa mengakses soal nomor 2, Anda harus mengunggah (upload) lembar jawaban soal nomor 1 terlebih dahulu dan waktu pengerjaan soal nomor 2 sudah harus terbuka (sesuai timer sistem). Jika Anda menyerah di suatu soal, Anda tetap wajib mengunggah lembar kosong atau berisi coretan ke dalam sistem agar bisa lanjut ke nomor selanjutnya.
Aturan Lembar Jawab, Scan, dan Upload File
Karena Fisika mengharuskan pengerjaan manual, peserta harus menulis jawaban di kertas HVS A4 kosong yang disediakan panitia sekolah/dinas.
Identitas & Tinta: Peserta wajib menuliskan Nama Lengkap, Nomor Peserta (Username), Asal Sekolah, dan Nomor Halaman (contoh: 3-1/5 artinya soal No.3 halaman 1 dari total 5 halaman). Pengerjaan wajib menggunakan tinta pulpen Hitam atau Biru. Tinta warna/merah hanya boleh digunakan sebagai penanda kotak hasil akhir.
Dilarang Pakai Kalkulator: Peserta Bidang Fisika dilarang keras menggunakan kalkulator! Jika Anda mendapati angka desimal atau irasional saat perhitungan, biarkan saja jawaban dalam bentuk logaritma natural (ln 3) atau akar ($\sqrt{2}$).
Format Scan PDF: Setelah selesai 1 soal, segera jadikan lembar-lembar HVS soal tersebut ke dalam 1 file PDF. (Gunakan aplikasi scanner ponsel seperti CamScanner, atau mesin printer/scanner dari sekolah).
Format Penamaan: Simpan file dengan nama: NomorPeserta_NomorSoal_NamaSiswa.pdf. Jangan sampai jawaban nomor 2 diunggah (salah kamar) di kolom upload soal nomor 3, karena juri akan langsung memberikan nilai Nol.
Protokol Pengawasan (Proctoring) Kamera Zoom
Untuk menjamin asas kejujuran, setiap peserta wajib diawasi oleh 1 buah kamera proctoring tambahan (smartphone) yang bergabung ke dalam ruang Zoom panitia.
Posisi Tripod Kamera: Kamera pengawas wajib disandarkan menggunakan tripod dari arah sudut belakang peserta.
Tiga Indikator Wajib Frame: Layar kamera Zoom harus menangkap tiga elemen secara jelas: (1) Layar monitor komputer utama, (2) Permukaan meja kerja peserta, dan (3) Sebagian wajah peserta. Menutupi kondisi meja kerja atau layar komputer akan dianggap sebagai indikasi kecurangan.
Sterilisasi Gawai: Selain 1 ponsel khusus Zoom dan 1 ponsel khusus scan PDF di atas meja, peserta dilarang keras memegang ponsel untuk ber-WA atau bertukar pesan. Pelanggaran interaksi ponsel akan diganjar sanksi diskualifikasi di tempat!
Manfaatkan Gladi Bersih/Uji Coba Sebaik Mungkin!
Puspresnas menegaskan bahwa pelaksanaan Uji Coba CBT (Gladi bersih) di H-7 adalah simulasi wajib untuk melatih hal-hal yang sifatnya teknis. Saat hari-H, panitia dan teknisi sekolah tidak diizinkan masuk ke ruangan setelah ujian dimulai. Oleh karena itu, peserta harus mandiri!
Latih cara klik Pakta Integritas (syarat utama agar kuis terbuka).
Latih seberapa cepat dan efisien Anda men-scan 5 lembar HVS menggunakan ponsel, memindahkannya ke komputer, dan mengunggahnya ke Moodle server Pusat Prestasi Nasional.
Uji Coba OSN-P Fisika 2026 menuntut kemandirian teknis tingkat tinggi dari tiap pesertanya. Jangan sampai pemahaman rumus kinematika dan termodinamika Anda yang brilian hangus hanya karena Anda "salah kamar" saat upload PDF, atau kamera Zoom Anda mati tanpa disadari. Manfaatkan gladi bersih untuk memastikan kelancaran teknis operasional scanner, navigasi soal progresif "tanpa lihat spion", dan sinyal internet. Jangan panik jika tak ada kalkulator, dan percaya dirilah dengan langkah analitis fisika Anda!
Untuk terus update perkembangan kompetisi sains yang prestisius, segera ikuti portal Info Lomba! Anda akan mendapatkan pembaruan jadwal penting, pengumuman resmi OSN, pedoman petunjuk teknis yang tajam, dan ragam inspirasi kejuaraan lomba pendidikan lainnya. Bersiaplah jadi sang juara sejati!
Tonton Video Selengkapnya:
