Persiapan Uji Coba OSN-P Matematika 2026 SMA/SMK/Sederajat
![]() |
| Matematika - Uji Coba dan Technical Meeting OSN-P Dikmen 2026 |
Halo Sobat Prestasi dan Bapak/Ibu Guru pembimbing di seluruh Nusantara! Ajang bergengsi Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P) tahun 2026 untuk jenjang SMA/sederajat akhirnya tiba. Tahapan ini merupakan jembatan krusial bagi para peserta untuk bisa melaju ke tingkat nasional dan kelak mewakili Indonesia.
Khusus untuk Bidang Matematika, ujian kompetisi tahun ini menuntut strategi yang matang karena terbagi menjadi dua format soal yang diujikan secara sekuensial (berurutan) tanpa interupsi waktu yang panjang. Sistem ujian akan menggunakan basis Computer Based Test (CBT) digabungkan dengan pengerjaan manual di kertas HVS.
Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menyelenggarakan sesi simulasi dan Technical Meeting untuk memastikan tidak ada peserta yang gugur hanya karena kendala teknis. Mari kita bedah aturan lengkapnya agar Sobat Prestasi siap bertanding maksimal!
Jadwal, Silabus, dan Format Soal OSN-P Matematika 2026
Pelaksanaan OSN-P Matematika dijadwalkan pada hari Senin, 27 Juli 2026, pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Silabus yang diujikan mencakup 4 materi utama: Aljabar, Geometri, Kombinatorik, dan Teori Bilangan.
Total durasi ujian adalah 4 jam (240 menit) yang terbagi ke dalam dua tahap secara berurutan:
1. Sesi Isian Singkat (90 Menit)
Sesi pertama terdiri dari 8 soal isian singkat. Pada tahap ini, peserta hanya perlu mengetikkan jawaban akhir berupa angka bulat (positif atau negatif).
Contoh: Jika nilai $X$ adalah 10, cukup ketik "10". Jangan menulis "Nilai X = 10". Jika jawaban negatif, gunakan tanda strip, contoh: "-1".
Sistem Penilaian: Jawaban benar bernilai 2 poin. Jawaban salah atau kosong bernilai 0. Karena tidak ada sistem minus, usahakan seluruh soal dijawab! Jika hitungan Anda menghasilkan angka desimal atau akar, periksa kembali perhitungan Anda karena jawaban akhir pasti berupa bilangan bulat.
2. Sesi Uraian (150 Menit)
Setelah sesi pertama selesai (dan otomatis terkunci oleh sistem), peserta baru bisa mengakses sesi Uraian. Pada sesi ini, terdapat 4 soal uraian. Peserta dituntut menyelesaikan jawaban lengkap beserta proses, argumen, dan logika matematika di atas kertas HVS kosong.
Sistem Penilaian: Nilai maksimal setiap soal adalah 7 poin. Terdapat penilaian parsial (rentang 0-7) yang artinya juri akan menilai proses pemikiran Anda, meskipun hasil akhirnya mungkin keliru. Tulis sedetail dan selengkap mungkin!
Perlengkapan Ujian: Apa yang Boleh dan Dilarang?
Mengingat sesi kedua menuntut pengerjaan manual di kertas, Puspresnas mengatur ketat peralatan alat tulis yang boleh ada di meja peserta:
Peralatan yang Diizinkan: Kertas HVS kosong, pulpen tinta hitam atau biru (wajib untuk jawaban uraian), pensil (hanya boleh digunakan untuk membuat sketsa gambar/grafik), penggaris lurus, dan jangka.
Peralatan yang Dilarang Keras: Kalkulator jenis apa pun, penggaris segitiga, dan busur derajat.
Tata Cara Scan dan Upload Jawaban Uraian
Sesi uraian tidak dijawab dengan mengetik di komputer, melainkan dengan memfoto/scan kertas jawaban untuk kemudian diunggah ke Moodle (sistem OSN-P). Ini adalah bagian teknis paling krusial!
Gunakan Halaman Terpisah: Tulis jawaban setiap soal di halaman HVS yang berbeda (Misal: Jawaban soal No. 1 di kertas A, jawaban No. 2 di kertas B). Jangan lupa menuliskan Nomor Peserta di bagian atas setiap lembar HVS. Tidak perlu menulis nama dan asal sekolah.
Satu Soal = Satu File PDF: Jika jawaban Soal No. 1 menghabiskan tiga halaman kertas, maka scan ketiga halaman tersebut lalu satukan menjadi satu file PDF (maksimal ukuran 20 MB). Jangan mengunggah format gambar JPG/PNG.
Batas Waktu Scan: Waktu 150 menit adalah murni untuk mengerjakan soal. Panitia akan memberikan aba-aba dan toleransi waktu khusus (sekitar 10 menit) untuk proses scanning setelah waktu pengerjaan habis. Dilarang memegang smartphone atau melakukan scan sebelum durasi 150 menit berakhir!
Format Penamaan File: Patuhi format penamaan file yang tertera di layar instruksi (misalnya: NomorPeserta_U1 untuk soal nomor 1).
Lembar Kosong: Apabila Anda sama sekali tidak bisa menjawab suatu soal, Anda tetap wajib mengunggah kertas HVS kosong yang hanya berisi nomor peserta dan nomor soal tersebut. Jangan sampai tidak mengunggah file!
Aturan Proctoring via Zoom
Selama 4 jam penuh, pengawasan akan dilakukan menggunakan sistem proctoring Zoom dari kamera perangkat cadangan (smartphone).
Posisi Kamera: Kamera harus ditempatkan sedikit menyerong dari arah belakang (jarak sekitar 1,5 meter). Kamera wajib memperlihatkan secara jelas: (1) Wajah peserta, (2) Aktivitas tangan di atas meja, (3) Layar monitor pengerjaan, dan (4) Jam fisik yang ada di ruangan.
Tidak Boleh Diganggu: Kamera smartphone untuk Zoom tidak boleh digunakan untuk men-scan jawaban di tengah ujian. Anda harus memakai perangkat tersebut hanya untuk mem-foto/scan saat ujian benar-benar usai dan sudah diinstruksikan oleh panitia pusat. Pastikan koneksi dan baterai terjaga penuh.
Uji Coba OSN-P Matematika 2026 bukan sekadar formalitas. Momen ini wajib dimanfaatkan untuk memastikan keandalan gadget, berlatih menggunakan aplikasi scanner di ponsel menjadi satu PDF ringkas, serta membiasakan diri dengan alur perpindahan dari soal Isian ke Uraian. Jangan lupa persiapkan pulpen hitam/biru dan kertas HVS secukupnya. Dengan persiapan teknis yang sempurna, Anda bisa fokus merangkai logika angka untuk menjadi sang juara sejati!
Jangan sampai informasi penting seputar perhelatan kompetisi sains terlewat dari genggaman! Pastikan Anda mengikuti portal Info Lomba untuk mendapatkan update terbaru mengenai jadwal, panduan teknis mendalam, syarat pendaftaran, dan pengumuman resmi OSN serta lomba-lomba bergengsi lainnya. Tingkatkan terus prestasimu!
Tonton Video Selengkapnya:
